• Desa Binangun RT 01/01 Lasem Rembang
  • 085329613573
  • desabinangun3@gmail.com
INFO

Sejarah Desa

26 Agustus 2017 Adm

 

Di dalam buku yang berjudul “Babad Kabupaten Lasem” menyebutkan bahwa tahun saka 1273 yang menjadi Ratu di Lasem adalah Putri Indu Dewi Purnama Wulan, adik kandung dari Prabu Hayam Wuruk dari kerajaan Majapahit. Putri Indu Dewi Purnama Wulan menurunkan Pangeran Badra Wardana, Pangeran Badra Wardana menurunkan Pangeran Wijaya Badra dan Pangeran Wijaya Badra menurunkan Pangeran Badranala.

Pangeran Badranala menikah dengan Putri Cempa (Bi Nang Tie) yang makamnya di Puthuk Pasusudan Desa Bonang Lasem, kemudian menurunkan Pangeran Wirabrada dan Pangeran Santibadra.

Pangeran Wirabraja (Mbah Brawut, makamnya di Logading Desa Sriombo Lasem) menurunkan Pangeran Wiranegara (Mbah Brayut makamnya di utara Dukuh Logading Desa Sriombo Lasem).

Pangeran Santi Badra (makamnya di Puthuk Punggur Dk. Ngasinan Desa Warugunung) dan menjadi guru besar dan tokoh agama Budha yang mengajarkan  agama budha di Kabupaten Lasem dan sekitarnya semua warga setia dan sangat hormat  ke padanya , meskipun tidak menjadi pejabat kerajaan , keti ka itu sangat berpengaruh besar sekali dan berwibawa orang-orang dan tentara dari belanda tidak berani meremehkan dan apa lagi menghina, dan sementara itu P. Wiro Bodro memerintah sebagai Adi pati Lasem selama 9 tahun tepatnya pada tahun 1469 sang Adipati memindahkan pusat pemerintahan dari Lasem ke tepi laut Binangun sedangkan pelabuhan yang semula berada di pangkalan dan labuhan di pindahkan ke teluk Binangun juga.  Pada masa pemerintahan Adi pati P. Wiro Bodro penyebaran agama islam memulai masuk di wilayah kadipaten Binangun , Bahkan P. Wiro Bodro  sendiri selaku pemegang kekuasaan juga telah mengikuti ajaran agama Islam dan guna kepingin memperdalam ajaran agama Islam P. Wiro Bodro kemudian mengundang seorang mubaligh wanita yang merupakan Putri Sunan Ampe l bernama Nyai Ageng Maloko yg dari ampel ke kadipaten Binangun ini dgn di ikuti adikny yang bernama Maulana Makdum Ibrahim di ajak bantú untuk mengajarkan agama islam di kadipaten Binangun, singkat cerita dan sdh begitu lamanya Nyi Ageng maloko pd thn 1470 menikah dengan anak P. Wiro Bodro yang bernama P. Bodro Negoro yg menjd Adipati Binangun yang ke V tapi sayang beliu baru memegang pemerintahan Adipati Binangun Kurang lebih dari 5thn ke buru wafat dan kemudian kekuasaan di berikan kepada istriny  yaitu  Nyai Ageng Maloko dan di bantú adiknya Maulana malik Ibrahim yg di kenal dengan sebutan Sunan Bonang, dan sekian lama merasakan sibuknya mengatur jalanya pemerintahan Kadipaten Binangun Nyai Ageng Maloka  merasakan  tidak betah dan semua pemerintahan Kadipaten Binangun di kembalikan lagi ke lasem tp dalam perjalanan pemerintahanny Nyai Ageng Maloko banyak sekali meninggalkn tempat atau petilasan selama memegang pemerintahan di Kadipaten Binangun diantarany : Hutan sentono Nggading Penyambongan, Sumur tua kembar, Watu Layar dan sebagainy,   dan yang mana tempat tersebut sebelumnya ditempati sesepuh atau cikal bakal leluhur antara lain :

  1. Mbah Suryo Kusumo ( Mbh Sentono )
  2. Mbah Reni
  3. Mbah Srondo Kuning
  4. Mbah Suro Dipo ( Mbh Sambong )
  5. Mbah Buyut Singo Karang
  6. Mbah Said Hamzah

 

Kemudian turun temurun anak cucu menjadi Desa yang besar sampai perubahan perkembangan jaman. Sampai sekarang, ketiga dukuh tersebut masih tetap dipertahankan untuk mengenang para tokok-tokoh yang pernah memimpin desa Binangun Tokoh-tokoh yang pernah memimpin desa Binangun secara berurutan dapat dilihat pada tabel 1 berikut ini:

 

Tabel 1. Pemimpin Pemerintahan Desa Binangun,

No

Nama

Tahun Menjabat

Keterangan

1

DUGEL

 .....-1942

Kepala Desa Binangun

2

TUNGGOLO

       1943 - 1945

Kepala Desa Binangun

3

TERTOSAM

       1946 - 1973

Kepala Desa Binangun

4

KARMITO-KARMAN

       1974 - 1988

Kepala Desa Binangun

5

SABAR SANTOSO

       1989 - 2007

Kepala Desa Binangun

6

KAMIM

       2007 - 2013

Kepala Desa Binangun

7

EDI PURWOKO

 2013-sekarang

Kepala Desa Binangun

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)
Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)
CAPTCHA Image
Isikan kode di gambar